Recent Posts

Responsive Ads Here

Minggu, 24 November 2019

UTS SEMESTER 1


UTS SEMESTER 1
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
Dosen Pembimbing:
Zaehol Fatah, M.kom
Disusun Oleh:
Eva Safitri
NPM
(2019503086)

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS IBROHIMY SUKOREJO SITUBONDO
TAHUN 2019


Protocol komunikasi
protokol komunikasi adalah sistem format pesan digital dan aturan untuk bertukar pesan-pesan di dalam atau antar sistem komputer dan telekomunikasi . Sebuah protokol mungkin memiliki deskripsi formal. Protokol dapat mencakup sinyal , otentikasi dan kemampuan deteksi sekaligus koreksi kesalahan format data. (narasumber)

Definisi protokol mendefinisikan sintaks , semantik , dan sinkronisasi komunikasi, perilaku tertentu biasanya tergantung bagaimana hal itu dilaksanakan. Sebuah protokol sehingga dapat diimplementasikan dalam perangkat keras atau perangkat lunak atau keduanya. Protokol komunikasi harus disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat. Untuk mencapai kesepakatan protokol dapat dikembangkan menjadi standar teknis .

Persyaratan dasar protokol
Untuk membangun sebuah sistem komunikasi, harus ada pesan yang dikirim dan diterima saat memulai jalinan komunikasi dua arah. Oleh karena itu protokol harus menentukan aturan yang mengatur transmisi. Secara umum, banyak hal berikut harus diperhatikan:

Data formats for data exchange atau Format data untuk pertukaran data.
Address formats for data exchange atau Format alamat untuk pertukaran data.
Address mapping atau Alamat pemetaan.
Routing. Ketika sistem tidak terhubung secara langsung, sistem perantara sepanjang rute ke penerima yang dituju diperlukan penerusan pesan atas nama pengirim. Di Internet, jaringan yang terhubung menggunakan router. Cara menghubungkan jaringan seperti ini disebut internetworking .
CRC atau Deteksi kesalahan transmisi diperlukan pada jaringan yang tidak dapat menjamin operasi bebas dari kesalahan.
Acknowledgements, penerima data memberikan respon bahwa data sudah diterima dengan sempurna. Hal ini diperlukan pada sistem komunikasi yang berorientasi pada status link koneksi.
Kehilangan informasi - timeout dan retries. Paket mungkin akan hilang pada jaringan atau terjadi penundaan yang lama. Untuk mengatasi hal ini, beberapa tipe protokol, pengirim data meminta penerima untuk memberikan respon penerimaan data (apakah data sudah diterima semua?) dalam jumlah waktu tertentu. Apabila tidak ada respon dari penerima, maka komputer pengirim data dapat menyimpulkan bahwa link komunikasi kepada komputer penerima tidak terjalin atau rusak.
Direction of information flow atau Arah arus informasi perlu diatur jika transmisi hanya dapat terjadi dalam satu arah pada satu waktu seperti pada half-duplex link. Hal ini dikenal sebagai Media Access Control . Pengaturan harus dibuat untuk mengakomodir beberapa penerima, misalnya: ketika ada dua pihak komputer penerima ingin mendapatkan kontrol pada saat yang sama.
Urutan kontrol. Jika kita amati, bitstrings yang panjang akan dibagi dalam potongan-potongan, dan kemudian dikirim pada jaringan secara individual dengan penandaan urutannya agar jika ada bit yang hilang atau terduplikasi maka penerima akan meminta transmisi ulang.
Flow control diperlukan bila pengirim mentransmisikan lebih cepat dari penerima atau lebih cepat dari peralatan jaringan diantaranya agar dapat memproses transmisi.
Mendapatkan data di dalam jaringan merupakan masalah umum bagi sebuah protokol. Data yang diterima harus dievaluasi dalam konteks kemajuan percakapan, sehingga sebuah protokol harus menetapkan aturan dalam menggambarkan sebuah konteks percakapan antar komputer.

Protokol 61850
imageIEC 61850 adalah standar internasional untuk desain otomatisasi gardu induk. IEC 61850 adalah salah satu bagian dari standarisasi protokol dan smart grid yang diatur oleh International Electrotechnical Commission (IEC). Protokol ini dapat berjalan melalui jaringan TCP/IP atau jaringan LAN pada Gardu Induk yang menggunakan Ethernet Switch berkecepatan tinggi untuk mendapatkan waktu respon yang dibutuhkan di bawah empat milidetik untuk signal dari relay proteksi.

Sejarah
imagePada dasarnya sudah ada beberapa model protokol yang diperuntukan untuk otomatisasi Gardu Induk, namun kebanyakan protokol tersebut dibuat dan diperuntukan kepada vendor tertentu saja sehingga dapat menimbulkan monopoly bisnis. Kemudian munculah ide, apabila memungkinkan Interoperation perangkat proteksi relay dari vendor yang berbeda akan menjadi keuntungan bagi pengguna sistem otomasi gardu. Maka sebuah IEC project group yang terdiri dari sekitar 60 anggota dari berbagai negara bekerja di tiga kelompok kerja IEC dari tahun 1995. Mereka menanggapi semua kekhawatiran dan obyektifitas yang muncul di sisi pengguna dan kemudian menciptakan IEC 61850. Tujuan yang ditetapkan untuk standar protokol baru ini adalah:

1.     Sebuah protokol tunggal untuk gardu yang lengkap dengan mempertimbangkan pemodelan data yang berbeda yang diperlukan untuk gardu.
2.     Mendefinisikan layanan dasar yang diperlukan untuk mentransfer data sehingga seluruh pemetaan protokol komunikasi dapat dibuat secara otomatis, dan menjadi bukti kemajuan masa depan.
3.     Mempromosikan kemampuan interoperabilitas yang tinggi antara sistem dari vendor yang berbeda.
4.     Sebuah metode/format yang lebih umum untuk menyimpan data lengkap.
5.     Mendefinisikan metode pengujian komplit yang diperlukan untuk peralatan sesuai dengan standar.
Fitur
imageFitur IEC 61850 termasuk:

1.     Data Modeling - Peralatan primer serta fungsi kontrol & proteksi yang ada di dalam gardu dimodelkan dalam berbagai node logika standar yang dapat dikelompokkan dalam perangkat logika yang berbeda. Contohnya adalah: logical device (LLN0) dan physical device (LPHD).
2.     Pelaporan Skema - Ada berbagai skema pelaporan (BRCB & URCB) untuk melaporkan data dari server melalui hubungan server-client yang dapat dipicu berdasarkan kondisi pemicu yang telah ditentukan.
3.     Transfer cepat event dari relay - Generic Substation Event (GSE) didefinisikan untuk transfer data yang cepat dari event relay untuk modus komunikasi peer-to-peer. GSE dibagi menjadi ANGSA & GSSE .
4.     Setting Groups – Setting Group Control Block (SGCB) didefinisikan untuk mengatur Setting Group dari relay proteksi sehingga pengguna dapat mengubah setting group yang ingin diaktifkan sesuai dengan kebutuhan.
5.     Sampled Data Transfer - Skema 61850 juga didefinisikan untuk mengatur transfer nilai sampel menggunakan Sampled Value Control blocks (SVCB)
6.     Commands atau Perintah - Berbagai jenis perintah juga didukung oleh IEC 61850 yang meliputi command direct/langsung & select before operate (SBO) dengan security normal dan bertingkat (enhance security).
7.     Penyimpanan Data - Substation Configuration Language (SCL) didefinisikan sebagai penyimpanan data lengkap dari konfigurasi data Gardu Induk dalam format tertentu. Format yang digunakan menggunakan format table XML sama seperti sistem database pada sistem website.
Keunggulan/Advantages Protokol 61850
Apabila konsep dan sistem yang ditawarkan sesuai dengan standar IEC Smart Grid, maka diharapkan keuntungan dibawah dapat tercapai:

1.     Mengurangi pengkabelan ~ Reduced Hardwiring, adanya sistem GOOSE dapat mengurangi pengkabelan untuk sinyal interlock dan alarm antar panel.
2.     Improvisasi Kinerja - Improved Performance, standar 61850 umumnya menggunakan perangkat elektronik canggih/cerdas (IED) dan dengan fasilitas jaringan dengan kecepatan tinggi.
3.     Peningkatan Kapabilitas/Kemampuan - Improved capability, kecanggihan dan kecepatan yang tinggi perangkat proteksi memungkinkan perangkat melakukan beberapa fungsi sekaligus.
4.     Kustomisasi Solusi - Customized Solutions, sistem yang ditawarkan lebih mudah untuk dibentuk sesuai kebutuhan pengguna
5.     Fleksibilitas dari beragam sistem proteksi/skema kontrol - Flexibility of the various protection/control schemes
6.     Peningkatan sistem pengawasan - Improved supervision
7.     Pencarian masalah atau gangguan menjadi lebih mudah - Troubleshooting much easier
8.     Mengurangi kebutuhan tenaga personil - Reduced man-power requirement
9.     Mengurangi kemungkinan kesalahan - Reduced chances of error, sistem 61850 dibuat sedemikian rupa agar pekerjaan mapping telegram serta strukturisasi data dilakukan secara otomatis oleh software sesuai dengan peraturan IEC 61850, sehingga munculnya human-error dalam proses konfigurasi bisa ditekan.a
10. Penyelesaian proyek yang lebih cepat - Faster completion of project, dari segi software yang bekerja secara otomatis, maka diharapkan proyek dapat diselesaikan dengan lebih cepat.
11. Kebutuhan ruang berkurang - Reduced space requirement, peralatan proteksi dan kontrol sudah multifungsi sehingga seharusnya tidak terlalu memakan tempat.
12. Fungsi yang disempurnakan - Improved functionality
13. Mudah untuk melakukan perubahan / modifikasi - Easy to carry out changes/modifications, modifikasi atau perubahan yang dilakukan secara software menjadi lebih mudah.
14. Tidak ada masalah penuaan - No aging issues

Minggu, 20 Oktober 2019

Link Blog Teman

Link blog teman:
1. Dina : dinafarida014.blogspot.com
2. Diana: diana200201.blogspot.com
3. Mili : milikurnia19.blogspot.com
4. Eva Safitri :  evasafitri99.blogspot.com
5. Meri : merigausilumami.blogspot.com
6. Faize : noerfaize271.blogspot.com
7. Selvia Agustin : selvia.agustin23.blogspot.com
8. Insa'atus S : https://insa-atus.blogspot.com/
9. Martiyana00.blogspot.com
10. Anis Fadlilatul : anisfadlilatul.blogspot.com
11. Tri Aprilia : aprilialia33.blogspot.com
12.Hilda : hildamauliniputri.blogspot.com
13.Sofi permata: kahfii27.blogspot.com
14.iffahnurinnazlah27.blogspot.com
15. Safinatun N : safinatunnajaty.blogspot.com
16. Wirdatul hasanah : wirdatulhasanah.blogspot.com
17. Holiduyatul amani : holidiyatulamani.blogspot.com
18. Dian RA: dianraarifin.blogspot.com
19.Hamidatur rohmah : hamidaturrohmah.blogspot.com
20. Siti Habibatul A: habibatul-16.blogspot.com
21. Amalia Putri Nur A : amaliaputrinurazizi.blogspot.com
22. Kholifatuz zahro: kholifatuzzahro9.blogspot.com
23.Karimatul izza
Karimatulizza.blogspot.com

Rabu, 16 Oktober 2019

Biodata Pribadi

Nama Lengkap Mhs.                     : Eva safitri
Nomor Induk Mhs.                        : 2019305086
Tempat/Tanggal Lahir                   : Bondowoso 12 september 2000
Jenis Kelamin                                :Perempuan 
Agama                                           : Islam
Status                                             : Mahasiswa
Alamat                                           : Bondowoso-Botolinggo
Kode Pos                                       :- 
Nomer Telpon/HP                         : 085748440239
Email/Facebook                            : evasafitri620@gmail.com/eva


PUISI

UNGKAPAN

Gambar terkait

Tulisan ini menceritakan sesuatu
Bumi kering tak berisi hati
tak ada sesuatu yang datang bersiul
sunyi bisu menyayat jiwa

Saat bulan berusaha bersinar
matahari berusaha membantu
saat itu sang Dewi datang
menyapa bumi lewat mega luas

Bumi mendendangkan syair
mengisyaratkan hati
memberi nada yang merdu
bergema, menyapa melodi yang tertidur

Saat nada dijuluki pria, melodi adalah wanitanya
saat melodi menginginkan hubungan
nada menginginkan ikatan
menari mengintari samudra
membuat bumi kembali berisi hati

Saat itu terjadi
puisi ini mengungkapka suatu dendang rasa
katanya, melodi jatuh cinta pada nada
kata ku, aku menyukaimu

Teman Terdekat

Gambar terkait
Dina faridatul hosniyah
Hilda maulidi putri
Sofiyatul fikkriyah
Iffah nurin nazlah


Kamis, 19 September 2019

HOME


              Anda sudah berada diblogger saya, semoga apa yang terpost diblog ini bermanfaat bagi anda sekalian. Ketika anda berada dan membaca artikel yang dipost, saya harap anda bisa memberikan komentar, kritikan, dan saran. Agar supaya yang dipost oleh saya menjadi lebih baik danbermanfaat bagi saudara yang telah membuka blog saya ini. Terima kasih.

Pencemaran Dalam Lingkungan Hidup

KARYA ILMIAH SEDERHANA
TENTANG PENCEMARAN LINGKUNGAN




Disusun oleh:
Taufiq Hidayatullah


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI PRODI TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS IBRAHIMY SUKOREJO SITUBONDO
2018

Pencemaran Dalam Lingkungan Hidup
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Lingkungan merupakan kesatuan antara abiotik dan biotik. Abiotik adalah kumpulan-kumpulan benda mati. Sedangkan biotik adalah kumpulan benda hidup. Di dalam komponen abiotik yaitu udara, air, cahaya matahari, tanah, suhu dan lain sebagainya. Komponen biotik mencakup dekomposer atau pengurai, konsumen, dan produsen. Kedua komponen ini sangat erat berkaitan (tak dapat dipisahkan).
Lingkungan hidup diartikan secara beragam. Menurut Kamus Ekologi, lingkungan hidup disebut juga environment. Environment ialah kesatuan antara makhluk hidup (biotik) dan non-hidup (abiotik) yang ada di bumi. Sedangkan, menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang seluruh benda. Baik makhluk hidup termasuk manusia, keadaan hingga perilaku manusia.
Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa lingkungan hidup adalah gabungan antara semua makhluk hidup dan faktor serta komponen sekelilingnya. Makhluk hidup yang ada di bumi merupakan salah satu faktor keberhasilan lingkungan hidup. Makhluk hidup yang dikhususkan yaitu manusia. Manusia adalah makhluk berakal yang diciptakan Tuhan dengan sempurna dalam keadaan yang utuh pula.
Oleh sebab itu, kegagalan lingkungan hidup seperti pencemaran yang terjadi dapat dikatakan ulah manusia. Tingkah laku manusia pada masa kini sudah melebihi batas wajar. Salah satunya yaitu membuang sampah sembarangan. Banyak tempat yang seharusnya bersih dari sampah justru tertimbun sampah. Tempat yang seharusnya rindang dan asri, berubah menjadi tempat yang panas dan gersang.
2. Rumusan Masalah
a. Apa saja jenis pencemaran bagaimana penjelasannya?
3. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui jenis pencemaran lingkungan hidup.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Jenis Pencemaran
1. Pencemaran Udara
Pencemaran udara tak selalu disebabkan oleh ulah manusia. Pencemaran udara dapat pula disebabkan oleh kejadian alam contohnya gunung meletus. Hasil dari letusan gunung berapi membawa partikel-partikel logam yang berbahaya. Namun, penyebab utama pencemaran udara di Indonesia terjadi akibat polusi kendaraan bermotor roda dua, tiga maupun empat.
Pencemaran udara disebabkan beberapa hal berikut, yaitu:
a. Asap Rokok
Seperti yang telah diketahui, sebagian besar orang-orang terkaya yang ada di Indonesia ialah bos besar perusahaan rokok. Oleh sebab itu, tak heran bila asap rokok menjadi penyumbang pencemaran udara yang terbesar. Kandungan-kandungan berbahaya ada di dalam rokok seperti tar dan nikotin. Maka asap yang ditimbulkan berbahaya pula.
b. Ozon (O3)
Sudah menjadi rahasia publik bila lapisan ozon mulai menipis. Lapisan penghalang buruknya sinar matahari ini justru menjadi boomerang bagi bumi. Polutan ozon merupakan polutan yang paling berbahaya. Penangannya pun sangat sulit karena tak dapat dideteksi. Perlu untuk diketahui, polutan ozon menyebabkan kerusakan paru-paru.
c. Karbonmonoksida (CO)
Gas CO juga merupakan salah satu polutan yang berbahaya. Gas ini dapat menimbulkan kematian jika seseorang menghirupnya dalam waktu yang lama. Contoh dari polutan gas CO yaitu ketika tidur di dalam mobil menggunakan AC. Gas-gas CO yang dihasilkan kendaraan bermotor di luar dapat masuk ke dalam. Gas itulah yang mematikan.
2. Pencemaran Air
Air yang bersih yaitu air yang tidak berbau dan tidak berwarna. Sehingga bila diemui air yang berbau, berwarna dan terdapat biota yang mati di dalamnya, air itu terindikasi telah tercemar. Pencemaran pada air dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:
a. Limbah pabrik, nuklir dan industri
Limbah pabrik, nuklir dan industri mengandung zat-zat kimia berbahaya. Salah satu zat itu ialah radioaktif. Pembuangan limbah secara sembarangan ke sungai sangat membahayakan. Karena zat berbahaya akan tercampur dengan air sungai. Hal itu mengancam keberadaan biota sungai dan lingkungan sekitar.
b. Bahan peledak untuk menangkap ikan
Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak memang sudah dilarang. Namun, tetap saja ada oknum “nakal” yang menggunakannya. Penangkapan dengan bahan peledak dinilai efektif. Tidak akan memakan waktu yang lama dan akan mendapat hasil tangkapan melimpah. Namun, hal ini adalah salah satu penyebab pencemaran air.
c. Pestisida
Limbah pertanian sebenarnya tidak membahayakan. Namun, penggunaan pestisida yang berlebih dan pupuk kimia itulah yang menyebabkan pencemaran air. Limbah pertanian yang di dalamnya terdapat pestisida berlebih dan pupuk kimia akan mengalir. Kemudian hal tersebut menimbulkan pencemaran pada air.
d. Sampah
Sampah menjadi masalah utama di zaman sekarang. Kesadaran manusia akan lingkungan nampaknya sudah sangat rendah. Sampah-sampah rumah tangga dibuang di sembarang tempat. Mulai dari lorong air kecil (selokan) hingga ke sungai sudah dipenuhi sampah. Padahal, sampah menjadi salah satu penyebab dari pencemaran air.
3. Pencemaran Tanah
Suatu tanah dikatakan sudah tercemar ketika tanah itu tak dapat lagi digunakan untuk kebutuhan manusia. Kebutuhan yang dimaksud seperti bercocok tanam. Selain itu, tanah yang gersang juga suatu ciri tanah sudah tercemar. Penyebab pencemaran tanah, yaitu:
a. Senyawa asam
b. Pestisida berlebih
c. Pupuk kimia
d. Limbah industri, pabrik dan nuklir
e. Limbah rumah tangga misalnya deterjen.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pencemaran dibagi menjadi tiga yaitu pencemaran air, tanah dan udara. Setiap pencemaran memiliki ciri tertentu. Setiap pencemaran juga memiliki penyebab tertentu. Penyebab pencemaran satu dan lainnya tidak jauh beda. Contohnya penggunaan pestisida berlebih. Untuk itu, manusia sebagai makhluk berakal di bumi wajib mengurangi penggunaan bahan-bahan penyebab pencemaran dan menjaga lingkungan.

Bahaya Pergaulan Bebas Dikalangan Remaja

KARYA ILMIAH SEDERHANA
BAHAYA PERGAULAN BEBAS DIKALANGAN REMAJA




Disusun oleh:
Taufiq Hidayatullah


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI PRODI TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS IBRAHIMY SUKOREJO SITUBONDO
2018


Bahaya Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Usia remaja merupakan usia yang rawan khususnya dalam pergaulan. Kemajuan teknologi juga memicu luasnya pergaulan. Pada masa kini, pergaulan bebas menjadi bahaya utama yang dihadapi kalangan remaja. Tak hanya itu, pergaulan bebas juga menimbulkan kekhawatiran para orang tua. Usia remaja yang labil memang sangat mudah “dibodohi” pergaulan.
2. Rumusan Masalah
Bagaimana bahaya pergaulan bebas bagi para remaja?
3. Tujuan penelitian
Mengetahui bahaya apa saja yang mengancam sebagai akibat dari pergaulan bebas.
BAB II
PEMBAHASAN
Bahaya Pergaulan Bebas
Pergaulan tak selamanya memberikan efek yang baik. Pergaulan yang buruk atau biasa disebut pergaulan bebas ialah salah satu contoh pergaulan dengan efek buruk. Dampak negatif dari pergaulan bebas, yaitu:
a. Kerusakan moral anak
Pergaulan bebas merupakan salah satu penyebab rusaknya moral anak bangsa. Mereka merasa bebas tanpa diperhatikan oleh orang tua. Sehingga mereka kehilangan akhlak baik yang seharusnya dimiliki. Berbagai hal negatif dapat mereka lakukan untuk memenuhi rasa bahagia. Pergaulan bebas menyebabkan anak kehilangan sikap sopan dan hanya mengikuti zaman.
b. Penggunaan narkotika dan minuman keras
Seperti yang telah banyak diberitakan, para remaja kini banyak yang “terciduk” sedang berpesta miras maupun narkoba. Bahkan, tak hanya remaja, anak-anak usia dini juga telah menghisap rokok. Obat-obat terlarang ini mudah ditemukan bila seseorang telah masuk ke zona pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan minuman keras dan narkotika dijual bebas dimana pun.
c. Kecelakaan sebelum menikah
Dampak negatif pergaulan bebas yang berdampak besar bagi diri sendiri maupun keluarga yaitu hamil duluan. Kurangnya sex education untuk remaja menjadi sebab utama. Kecelakaan sebelum menikah bahkan telah terjadi pada anak usia Sekolah Dasar (SD). Mereka tidak mengetahui apa yang mereka lakukan dan juga dampak setelah mereka melakukan hal tersebut.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pergaulan pada masa kini telah memasuki zona berbahaya. Dampak negatif dari pergaulan bebas telah memakan banyak mangsa. Mulai dari kerusakan moral dan penggunaan obat terlarang serta kecelakaan sebelum nikah. Pergaulan bebas yang terjadi di kalangan remaja dapat dikurangi melalui perantara utama yaitu orang tua. Orang tua harus memberikan edukasi dan pengawasan yang cukup kepada anak.

Dampak Makanan Kaleng

KARYA ILMIAH SEDERHANA
POSITIF DAN NEGATIF MAKANAN KALENG




Disusun oleh:
Taufiq Hidayatullah


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI PRODI TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS IBRAHIMY SUKOREJO SITUBONDO
2018

Positif dan Negatif Makanan Kaleng
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Makanan kaleng masuk ke dalam kategori makanan instan atau cepat saji (junk food). Menurut penelitian yang pernah dilakukan di Jepang, makanan kaleng mengandung zat kimia Stannum (Sn). Zat ini sebenarnya tidak berbahaya bila dikonsumsi sesuai kebutuhan. Namun, zat Sn akan berbahaya bila dikonsumi melebihi empat belas miligram per kilogram berat tubuh.
2. Rumusan Masalah
Bagaimana dampak makanan kaleng bagi kesehatan tubuh?
3. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui dampak positif dan negatif makanan kaleng.
BAB II
PEMBAHASAN
Dampak Makanan Kaleng Bagi Tubuh
Makanan kaleng merupakan salah satu jenis makanan cepat saji yang diminati. Makanan kaleng identik dengan hewan seperti ikan atau biasa disebut sarden. Namun, tak hanya sarden, makanan kaleng juga dapat berisi sayuran, buah, hingga minuman. Makanan kaleng tidak selalu berdampak buruk bagi tubuh. Ia juga memiliki keunggulan. Dampak positif dan negatif makanan kaleng, yaitu:
1. Dampak positif
a. Menghemat waktu penyajian
b. Kaleng menjaga makanan dari kontaminasi organisme penyebab penyakit
c. Makanan kaleng tidak kekurangan zat gizi
2. Dampak negatif
a. Membuat para Ibu malas memasak
b. Jika dikonsumsi berlebih dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol
c. Jika dimasak dengan suhu tinggi, gizi di dalamnya akan berkurang bahkan hilang.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil yaitu makanan kaleng memiliki dampak positif dan negatif. Dampak negatif akan terjadi bila makanan kaleng yang dikonsumsi melampaui batas. Selain itu, cara masak juga memengaruhi baik buruknya makanan kaleng terhadap kesehatan tubuh. Disamping dampak tak menyenangkan yang ia miliki, makanan kaleng juga memberi dampak positif seperti yang telah dibahas.